104 com
1.
Peran dan Tanggung Jawab Manajer Keuangan
Penganggaran
Modal ( Capital
Budgeting)
Adalah proses identifikasi, evaluasi,
dan implementasi dari kesempatan yang ada. Motif-motif yang sering dipakai
orang dalam penggunaan penganggaran modal :
1. Expansi (perluasan)
; untuk membuka cabang. Dalam investasi awal diperlukan modal yang
cukup besar.
2. Replacement
(penggantian); mengganti sesuatu yang sudah usang menjadi baru.
3. renewal (pembaharuan);
tambal sulam. Lain-lain; mau dijadikan paten, trademark (dalam aktiva yang
tidak berwujud).
Tata cara dalam membuat membuat penganggaran modal :
1. Membuat proposal : biaya yang diperlukan apa saja.
2. Review dan analisa.
3. Membuat keputusan apakah penganggaran modal tersebut layak atau tidak.
4. Implementasi
5. Mengumpulkan umpan balik atau feedback
Istilah-istilah dalam capital budgeting :
1.Independent projects ; proyek yang tidak ada keterkaitannya dengan proyek lainnya. Contoh : buka bisnis salon dan buka resto.
2. Mutually exclusive projects : proyek-proyek yang tidak ada hubungannya tapi terkait oleh keterbatasan dana.
3. Unlimited funds; proyek dengan dana yang tidak terbatas
Tata cara dalam membuat membuat penganggaran modal :
1. Membuat proposal : biaya yang diperlukan apa saja.
2. Review dan analisa.
3. Membuat keputusan apakah penganggaran modal tersebut layak atau tidak.
4. Implementasi
5. Mengumpulkan umpan balik atau feedback
Istilah-istilah dalam capital budgeting :
1.Independent projects ; proyek yang tidak ada keterkaitannya dengan proyek lainnya. Contoh : buka bisnis salon dan buka resto.
2. Mutually exclusive projects : proyek-proyek yang tidak ada hubungannya tapi terkait oleh keterbatasan dana.
3. Unlimited funds; proyek dengan dana yang tidak terbatas
Istilah penganggaran modal digunakan
untuk melukiskan tindakan perencanaan dan pembelanjaan pengeluaran modal,
seperti untuk pembelian equipmen baru untuk memperkenalkan produk baru, dan
untuk memodernisasi fasilitas pabrik. Penganggaran
Modal itu digunakan untuk membuat perencanaan proyek, investasi, dan bisnis.
Tahapan-tahapan di dalamnya yang harus diketahui adalah mempelajari cash flow
yang didapat dari laporan arus kas, metode capital budgeting untuk mengetahui
layak atau tidak proyek / invetasi / bisnis dijalankan, dan terakhir risk and
return.
Dikatakan sebagai
suatu konsep investasi, sebab peng anggaran modal melibatkan suatu pengikatan
(penanaman) dana di masa sekarang dengan harapan memperoleh keuntungan yang dikehendaki
di masa mendatang.
Penggolongan Investasi Aktiva Tetap dan Pemilihan
Alternative
Tersedia berbagai cara penggolongan usulan
investasi dalam aktiva tetap. Diantaranya adalah:
1. Investasi Penggantian
Pada umumnya, keputusan mengenai investasi
penggantian adalah yang paling sederhana. Dalam hal ini suatu aktiva yang sudah
aus (wear-out) atau usang (obsolete) harus diganti dengan
aktiva baru bila produksi akan tetp dilanjutkan.
2. Investasi Penambahan
Kapasitas
Misalnya usulan penambahan jumlah mesin atau
pembukaan pabrik baru. Investasii ini sering juga bersifat investasi
penggantian, contohnya mesin yang sudah tua dan tidak efisien akan diganti
dengan mesin baru yang lebih besar kapasitasnya dan lebih efesien.
3. Investasi Penambahan
Jenis Produk Baru
Investasi ini mempunyai tingkat kepastian yang
besar karena menyangkut produk barudisamping produk yang telah diproduksi.
4. Investasi Lain-Lain
Investasi yang termasuk dalam golongan ini adalah
ususlan investasiyang tidak termasuk dalam ketiga golongan di atas, misalnya
investasi untuk pemasangan alat pemanas (heater), alat pendingin (air
conditioner), dan lain-lain.
Investasi membutuhkan dana yang relatif besar dan
keterika tan dana tersebut dalam jangka waktu yang relatif panjang, serta
mengandung resiko.
Jenis Investasi
Investasi dapat diklasifikasikan menjadi 4 (empat)
golongan, yakni sebagai berikut :
(1) Investasi yang tidak
menghasilkan laba (non profit investemen).
(2) Investasi yang tidak
dapat diukur labanya (non measurable profit investment)
(3) Investasi dalam
penggantian ekuipmen (replacement investment).
(4) Investasi dalam
perluasan usaha (expansion
investment).
Penjelasan Masing-masing Jenis Investasi di atas
(1) Investasi yang tidak menghasilkan laba.
· Timbul karena adanya peraturan pemerintah atau syarat
kontrak yang telah disetujui.
· Contoh: pemasangan
instalasi pembersih air limbah.
(2) Investasi yang tidak dapat diukur labanya.
· Tujuan investasi untuk menaikkan laba, tetapi laba yang
diharapkan akan diperoleh perusahaan dengan adanya inv ini sulit untuk dihitung
secara teliti.
· Pedoman yang biasanya dipakai adalah : % tertentu dari
hasil penjualan, % tertentu dari laba bersih investasi yang sama yang dilakukan
oleh perusahaan pesaing.
· Contoh investasi ini :
pengeluaran biaya promosi, biaya penelitian dan pengembangan, dan biaya program
pelatihan dan pendidikan karyawan.
(3) Investasi dalam Penggantian Mesin dan Equipment.
· Informasi penting yang perlu dipertimbangkan dalam
keputusan penggantian mesin adalah informasi akunt ansi diferensial yang berupa aktiva diferensial
dan biaya diferensial.
· Penggantian dapat dilakukan, jika biaya diferensial yang
berupa penghematan biaya yang diperoleh dari penggantian suatu mesin dan
ekuipmen berjumlah pantas bila dibandingkan dengan aktiva diferensial.
(4) Investasi dalam
Perluasan Usaha
· Yakni merupakan
pengeluaran untuk menambah kapasitas produksi atau operasi menjadi lebih besar
dari sebelumnya.
· Untuk menambah
kapasitas akan diperlukan aktiva dife rensial berupa tambahan investasi dan
akan menghasilkan pendapatan diferensial.
Metode Penilaian Investasi
Ada beberapa kriteria dalam penilaian investasi yakni dapat
menggunakan beberapa metode :
a. Payback Method.
b. Average Return on
Investment
c. Present Value
d. Discounted Cash Flows.
Kriteria Penilaian.
a. Suatu investasi akan
diterima jika tarif kembalian investasinya dapat memenuhi batasan yang
ditetapkan manajer.
b. Jika Pengambilan
Keputusan belum memiliki batasan tarif kembalian investasi, maka dari beberapa
investasi yang diusulkan dipilih adalah yang memberikan tingkat kembalian yang
terbesar.
Arus Kas Masuk
Arus kas terdiri dari dua jenis yaitu incremental cash flow dan conventional
cash flow. Incremental cash flow adalah arus kas yang langsung berhubungan
dengan investasinya. Incremental Cash Flow dibagi menjadi dua : cash inflow /
pendapatan (cif) dan cash outflow / pengeluaran (cof). Conventional cash flow
adalah arus kas yang tidak langsung berhubungan dengan investasinya.
Arus kas terdiri dari
beberapa komponen :
1. Initial Cash Flow
a.k.a Initial Investment = arus kas yang digunakan untuk membeli aktiva tetap
pada saat bisnis pertama kali dijalankan. Contohnya rumah, mesin, pabrik., atau
mobil. Cirinya terdapat aktiva tetap dan cof.
2. Operating Cash Flow = arus kas yang terjadi pada saat bisnis dijalankan.. Cirinya terdapat aktiva lancar, cif dan cof. Contoh : jika bisnis tersebut adalah restoran, maka operational cash flow-nya berupa sayuran, daging, listrik, sabun cuci piring, air, pendapatan harian dan sejenisnya. Bisa dikatakan operating cash flow adalah uang yang keluar masuk bisnis anda setiap hari.
3. Terminal Cash Flow = arus kas yang terjadi saat bisnis dijalankan. Nilai sisa aktiva yang dibeli pada saat initial investment. Cirinya terdapat aktiva tetap dan cif. Misalnya perusahaan anda punya mobil seharga 600 juta rupiah. Setelah didepresiasi 5 tahun terdapat nilai sisa 300 juta rupiah. Terminal cash flow digunakan untuk menghitung total cash flow (= operating cash flow + terminal cash flow)
Metode Average Rate of
Return
( Metode Rata-rata
Kembalian Investasi)
Metode ini juga
disebut Accounting method atau Financial Statement method.
Rumus. : Rata-rata kembalian Investasi
Rata-Rata Kembalian
= Laba Sesudah
Pajak = … %
Investasi
Rata-Rata
Investasi
Kriteria Penilaian.
c. Suatu investasi akan
diterima jika tarif kembalian investasinya dapat memenuhi batasan yang
ditetapkan manajer.
d. Jika Pengambilan
Keputusan belum memiliki batasan tarif kembalian investasi, maka dari beberapa
investasi yang diusulkan dipilih adalah yang memberikan tingkat kembalian yang
terbesar.
Kebaikan Metode Rata-rata Kembalian Investasi.
- Metode ini telah
memperhitungkan aliran kas selama umur proyek investasi.
Kelemahan Metode Rata-rata Kembalian Investasi
a. Tidak memperhitungkan nilai waktu uang.
b. Dipengaruhi oleh
penggunaan metode depresiasi.
c. Metode tidak dapat
diterapkan jika investasi dilakukan dalam beberapa tahap.
Metode Masa
Pengembalian Investasi
Metode payback penriode merupakan teknik penilaian terhadap jangka waktu
pengembalian investasi suatu proyek atau usaha. Perhitungan ini dapat dilihat
dari perhitungan kas bersih yang diperoleh setiap tahun. Nilai kas bersih
merupakan penjumlahan laba setelah pajak ditambah dengan penyusutan. Ada 2
macam model perhitungan yang akan digunakan dalam menghitung masa menghitung
pengembalian investasi sebagai berikut :
a. Apabila kas bersih setiap tahun sama
b. Apabila kas bersih setiap tahun berbeda
Untuk menilai apakah usaha layak diterima atau tidak dari
segi penilaian investasi, maka hasil perhitungan tersebut harus sebagai berikut
:
1. penilaian investasi sekarang lebih kecil dari umur
investasi
2. dengan membandingkan rata-rata produksi unit
usaha tersebut
3. sesuai dengan target perusahan
kelemahan metode ini sebagai berikut :
1. mengabaikan time value of money
2. tidak mempertimbangkan arus kas yang terjadi setelah masa
pemgembalian
Metode
Net Present Value
Dalam keputusan penggantian aktiva tetap yang dida-
sarkan pada pertimbangan penghematan biaya, informasi akuntansi manajemen yang
dipertimbangkan adalah biaya
diferensial tunai, yang merupakan penghematan biaya operasi tunai di masa
yang akan datang sebagai akibat dari penggantian aktiva tetap tersebut.
Penghematan biaya tunai yang diperoleh (biaya diferensial
tunai) dengan adanya penggantian aktiva tetap tersebut dikurangi atau ditambah
dengan dampak pajak penghasilan akibat biaya diferensial selama umur ekonomis
aktiva tetap kemudian dinilaitunaikan dengan tarif kembalian tertentu.
Kriteria Penilaian :
Apabila jumlah nilai
tunai tersebut lebih besar dari aktiva dirensial, maka usulan investasi
tersebut dianggap mengun tungkan. Dan sebaliknya.
Metode Profilability
Index
Kriteria kelayakan yang dipakai dalam sistem penilaian
kelayakan investasi bisnis ini adalah metode profitability index (PI) atau
indeks kemampulabaan. Metode PI merupakan penilaian kelayakan investasi yang
mengukur tingkat kelayakan investasi berdasarkan rasio antara nilai sekarang
arus kas masuk total (TPV) dengan nilai sekarang total dari investasi inisial (
). Metode PI menghasilkan index keuntungan PI dimana jika PI > 1 maka
investasi dinyatakan layak dan jika PI <1 maka investasi dinyatakan tidak
layak.
Metode Internal Rate
of Return
IRR berasal dari bahasa Inggris Internal Rate of
Return disingkat IRR yang merupakan indikator tingkat efisiensi dari suatu investasi. Suatu
proyek/investasi dapat dilakukan apabila laju pengembaliannya (rate of return)
lebih besar dari pada laju pengembalian apabila melakukan investasi di tempat
lain (bunga deposito bank, reksadana dan lain-lain).
IRR digunakan dalam
menentukan apakah investasi dilaksanakan atau tidak, untuk itu biasanya digunakan
acuan bahwa investasi yang dilakukan harus lebih tinggi dari Minimum acceptable
rate of return atau Minimum atractive rate of return. Minimum acceptable rate
of return adalah laju pengembalian minimum dari suatu investasi yang berani
dilakukan oleh seorang investor.
IRR merupakan suku bunga yang akan menyamakan
jumlah nilai sekarang dari penerimaan yang diharapkan diterima (present value
of future proeed) dengan jumlah nilai sekarang dari pengeluaran untuk
investasi.
Perhitungan IRR praktis
Untuk mempermudah
perhitungan IRR, yaitu dengan mencoba suku bunga yang diperkirakan akan
memberikan nilai NPV positif misalnya 10 % yang akan memberikan NPV
sebesar 382 dan dilanjutkan dengan perhitungan NPV yang negatif, Misalnya pada
20 % akan memberikan NPV sebesar -429. Dari data ini akan diperoleh
IRR Sebesar 14,71 %, angka ini sedikit berbeda dari hasil hitungan diatas
karena merupakan perhitungan empiris, angka ini bisa diperbaiki kalau rentang
bunga tinggi dengan bunga rendah lebih kecil.
2. Perencanaan Keuangan
Mengapa
Perusahaan Membutuhkan Dana ?
Setiap perusahaan membutuhkan dana untuk tetap beroperasi,
karena kegagalan dalam membayar pemasok dapat dapat membuat bangkrutnya usaha.
Manajer harus dapat membedakan dua jenis pengeluaran :
a. Pengeluaran Jangka
Pendek (Short Term / Operatinge Xpenditures)
Pengeluaran jangka pendek adalah pengeluaran yang
muncul dalam aktivitas bisnis sehari-hari. Pengeluaran jangka pendek meliputi
dana yang ditanamkan dalam persediaan (baik persediaan bahan baku, barang dalam
proses, maupun barang jadi ), pengeluaran untuk pembayaran upah dan gaji
karyawan, serta biaya operasi lainnya.
b. Pengeluran Jangka
Panjang (Long Term / Capital Xpenditures)
Sebagai tambahan untuk memnuhi kebutuhan dana bagi
pengeluaran operasionalnya, perusahaan juga membutuhkan dana untuk membiayai
pengeluran aktiva tetap. Aktiva tetap adalah aktiva yang memiliki nilai dan
mmasa pemakaian panjang. Sebai contoh aktiva tetap adalah investasi tanah,
gedung, dan pembelian mesin-mesin.
Pembelanjaan
atau Pembiayaan Perusahaan (Corporate
Financing)
Untuk memenuhi kebutuhan akan pengeluaran jangka
pendek maupun panjang, perusahaan membutuhkan dana yang tidak saja dapat
dipenuhi oleh kemampuan modal awal dari pemilik serta kemampuannya dalam
menghasilakn laba, tetapi juga dana dari luar perusahaan seiring dengan
perkembangan kemajuan usahanya.
a. Sumber Dana Jangka
Pendek
Sumber dana jangka pendek meliputi :
a) Trade
Credit (Utang Dagang)
Utang dagang disamping dapat merupakan pengeluaran,
dapat pula berfungsi sebagai sumber dana bagi perusahaan barang telah dapat
diterima tetapi pembayarannya diserahkan kemudian. Pemberian kredit dari satu perusahaan ke perusahaan
lainnya merupakan pinjaman jangka pendek bagi perusahaan.
b) Pinjaman Bank Jangka
Pendek Dengan Jaminan (Scured Short Term Loan)
Pinjaman bank
merupakan sumber dana jangka pendek yang sangat penting. Pinjaman tersebut
hampir selalu menyertakan suatu surat perjanjian utang yang disebut promissory
notes yang menyatakan kesanggupan perusahaan untuk membayar pinjaman serta
bunga yang tealh disepakati. Dalam jenis pinjaman ini bank juga mensyaratkan
adanya jaminan (koleteral) yang memberikan hak pada bank untuk menyita
jaminan tersebut bilamana pinjaman tidak dapat dilunasi.
c) Pinjaman Jangka Pendek
Tanpa Jaminan (Unsecured Short Term Loan)
Pinjaman ini
merupakan sumber dana jangka pendek yang penting bagi perusahaan. Dengan jenis
pinjaman ini, perusahaan tidak perlu menyerahkan jaminan kepada bank. Tetapi
biasanya bank mensyaratkan peminjam untuk tetp memiliki saldo minimum di bank (compensating
balance). Dalam hal ini perusahaan harus mempertahankan jumlah minimum
tertentu dari pinjaman untuk tetap mengendap di bank.
d) Letter
Of Credit
Adalah janji tertulis dari bank bagi pihak pembeli
untuk membayar sejumlah uang kepada perusahaan yang dituju (penjual) bila
sejumlah kondisi telah terpenuhi.
e) Commercial
Paper
Adalah surat berharga yang diterbitkan dan dijual
oleh perusahan besar dan terpercaya untuk memenuhi kebutuhan jangka pendeknya.
Ini diterbitkan untuk jangka waktu tertentuu (30,60, 90, 270, atau 360 hari).
Surat berharga ini dijual kepada lembaga keuangan atau perusahaan lain dengan
harga yang lebih rendah dari nominalnya dan pada akhir priode, surat berharga
ini dibeli kembali oleh perusahaan sebesar nilai nominalnya.
f) Factoring
Perusahaan dapat memperoleh dana dengan cepat
melalui factoringyaitu
dengan menjual piutang perusahaan kepada perusahaan faktor (perusahaan pembeli
piutang) yang biasanya adalah lembaga keuangan.
a. Sumber- Sumber Dana
Jangka Panjang
Pada umumnya perusahaan membutuhkan dana jangka panjanguntuk
memenuhi pengeluaran jangka panjangnya, seperti pembelian aktiva tetap.Agar bias memulai usahanya perusahaan
harus mengeluarkan dana untuk bangunan dan peralatan. Pencarian dana jangka
panjang diperoleh dari :
b) Pembiayaan Melalui
Utang
· Utang jangka panjang
Alternative pinjaman jangka panjang lebih disukai
daripada obligasi karena pilihan ini tidak mensyaratkan adanya keterbukaan
informasi keuangan perusahaan kepada public. Sedangkan kelemahannya : adanya
kebutuhan dana jangka panjang yang besar menyebabkan sulit terpenuhi oleh
lembaga keuangan yang ada (keterbatasan kemampuan lembaga keuangan untuk
memasok dana dalam jumlah besar)
· Obligasi perusahaan
Obligasi adalah surat berharga yang diterbitkan
perusahaan, yang menyatakan kesanggupan membayar sejumlah uang tertentu kepada
pemegang surat berharga pada waktu tertentu. Selama waktu kontrak atau masa
berlakunya obligasi, perusahaan penerbit harus membayar bunga per priode.
b) Pembiayaan Dengan Modal Sendiri (Equity
Financing)
· Saham biasa
Saham adalah
bukti kepemilikan suatu perusahaan. Saham biasa adalah surat berharga yang
memberikan hak suara kepada pemilik serta merupakan penerima hak terakhir atas
asset perusahaan setelah pemegang obligasi dan saham preferen. Saham preferen
adalah saham yang menjamin pembayaran deviden tetap kepada pemilik tanpa hak
suara. Pemegang saham preferen merupakan penerima hak yang lebih dahulu atas
asset daripada pemegang saham biasa .
Deviden adalah
bagian laba yang dibagikan kepada para pemegang saham, baik pemegang saham
biasa maupun pemegang saham preferen.
· Laba ditahan
Alternative lain untuk pembiayaan modal sendiri
adalah laba ditahan, yakni bagian laba yang tidak dibagikan kepada pemegang
saham. Dengan menggunakan laba ditahan berarti perusahaan tidak perlu meminjam
uang dan membayar bunga.
Sumber :
penganggaran modal doc.
►Diposting oleh
:Unknown
:
di
21.49
Nilai yang Akan Datang
FUTURE VALUE : nilai uang diwaktu akan datang dari sejumlah uang
saat ini atau serangkaian pembayaran yang dievaluasi pada tingkat bunga yang
berlaku.
Nilai Sekarang
PRESENT VALUE : nilai saat ini dari jumlah uang di masa datang atau serangkaian pembayaran yang dinilai pada tingkat bunga yang ditentukan.
Pvo = Po =
FVn / ( 1 + i ) n atau Po = FVn [1/(1 + i)n]
Nilai sekarang dari jumlah yang diperoleh di masa mendatang atau sering
pula disebut dengan present value adalah nilai sejumlah uang yang saat ini
dapat dibungakan untuk memperoleh jumlah yang lebih besar di masa mendatang. Misalkan P adalah nilai
sekarang dari uang sebanyak A pada t tahun yang akan datang. Bila kemudian
diumpamakan tingkat bunga adalah r, maka bunga yang dapat diperoleh dari P
rupiah adalah :
I =
P.r.t
dan uang
setelah t tahun menjadi :
P +
P.r.t = P(1+rt)
Karena A adalah nilai uang sebanyak P pada t tahun mendaang, maka
P(1+rt) = A
atau P
= A/I + rt
Anuitas
ANNUITY : Anuitas adalah suatu rangkaian pembayaran/penerimaan
sejumlah uang, umumnya sama besar, dengan periode waktu yang sama untuk setiap
pembayaran
Jenis-jenis
anuitas
1. Anuitas
biasa (ordinary annuity), pembayaran dilakukan setiap akhir periode atau satu
periode lagi
2. Anuitas di muka (annuity due), pembayaran
dilakukan setiap awal periode
atau mulai hari ini
3.Anuitas ditunda (deferred annuity), pembayaran dimulai setelah beberapa periode
Anuitas
nilai sekarang adalah sebagai nilai i anuitas majemuk saat ini dengan
pembayaran atau penerimaan periodik dan n sebagai jangka waktu anuitas.
PVAn = A1 [( (1+i) n ] = A1 [ 1
– {1/ (1+ i)n /i } ]
Anuitas nilai masa datang adalah sebagai nilai anuaitas majemuk masa depan dengan pembayaran atau penerimaan periodik dan n sebagai jangka waktu anuitas.
FVAn = A1 [( (1+i) n – 1 ] / i
Dimana : A1 : Pembayaran atau
penerimaan setiap periode :
BUNGA SEDERHANA
Bunga yang dibayarkan hanya pada pinjaman atau tabungan atau investasi pokoknya saja.
FVn = Po [ 1 + (i) (n) ]
Bunga yang dibayarkan hanya pada pinjaman atau tabungan atau investasi pokoknya saja.
FVn = Po [ 1 + (i) (n) ]
BUNGA MAJEMUK
Bunga yang dibayarkan (dihasilkan) dari pinjaman (investasi) ditambahkan terhadap pinjaman pokok secara berkala.
FVn = Po ( 1 + i ) n
Dimana:
FVn = future value tahun ke-n
Po = pinjaman atau tabungan pokok
i = tingkat suku bunga/ keuntungan disyaratkan
n = jangka waktu
Bunga yang dibayarkan (dihasilkan) dari pinjaman (investasi) ditambahkan terhadap pinjaman pokok secara berkala.
FVn = Po ( 1 + i ) n
Dimana:
FVn = future value tahun ke-n
Po = pinjaman atau tabungan pokok
i = tingkat suku bunga/ keuntungan disyaratkan
n = jangka waktu
►Diposting oleh
:Unknown
:
di
23.40
Langganan:
Postingan (Atom)